Balunijuik, JTE UBB. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim baru – baru ini meluncurkan kebijakan Kampus Merdeka yang ditujukan untuk Perguruan Tinggi (PT). Konsep kebijakan ini adalah memberikan hak kepada mahasiswa untuk mengambil mata kuliah di luar prodi dan melakukan perubahan definisi Satuan Kredit Semester ( SKS) karena kegiatan pembelajaran di luar kelas sangat kecil dan tidak mendorong mahasiswa untuk mencari pengalaman baru.
Untuk mendukung kebijakan Mendikbud tersebut, maka Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbud menawarkan Bantuan Program Studi Menerapkan Kerja Sama Kurikulum Merdeka Belajar – Kampus Merdeka dengan nomor 1592/E2/PM/2020 pada tanggal 27 Juli 2020 dan Jurusan Teknik Elektro (JTE) Fakultas Teknik (FT) Universitas Bangka Belitung (UBB) bersama 3 prodi lainnya di UBB berhasil mendapatkan bantuan tersebut.
Ketua Program MB-KM JTE FT UBB, Welly Yandi, S.Pd., M.T., merasa sangat berbahagia dan sekaligus bangga dapat memperoleh bantuan itu. Ia menyebutkan siap mengkoordinir dan menerapkan kurikulum MBKM sewaktu menerima dana hibah sebesar Rp 65 juta dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbud, setelah dinyatakan lolos sebagai penerima Program Bantuan Program Studi Menerapkan Kerja Sama Kurikulum tersebut.
Bagi JTE FT UBB, Welly menegaskan, tidak kesulitan untuk mengaplikasikan program MBKM karena sejauh ini JTE FT UBB sudah bermitra dengan berbagai dunia industri bahkan intensif bekerja sama dengan pemerintah daerah, khususnya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. “Mitra industri dan pemerintah yang telah kami sosialisasikan program MB-KM ini via zoom atau kunjungan langsung ada 8 lembaga yaitu : PT. PLN, Airnav, Angkasapura, Pelindo, PT. Timah, PT. Telkom, PT. DAK dan Kominfo Provinsi Bangka Belitung. Enam mitra pertama adalah BUMN yang ada di wilayah Prov. Babel dan satu PT. Swasta serta satu instansi daerah. Kami belum melakukan sosialisasi keluar daerah karena terkendala pandemi Covid-19 sehingga kami fokuskan dulu mitra terdekat kami saja dan semua mitra tersebut mendukung penuh kegiatan kami dan siap mensukseskan kurikulum ini” ujar Welly. “Kami juga sudah melakukan worshop kurikulum dan diskusi panjang dengan tim dosen guna merumuskan kurikulum MB-KM yang matang dan tepat sasaran” Ucapnya.
Welly menambahkan bahwa program MB-KM rencanaya akan efektif diberlakukan di JTE FT UBB semester depan, Genap 2020/2021. (MYP-Red)
 111.png)